Tampilkan postingan dengan label collage's life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label collage's life. Tampilkan semua postingan

A lesson to learn about life


This latenight I got bored. So, I opened youtube and found a video that inspiring me. This video is suitable with my condition now. I was wondering about “what will I do after graduation from the collage? Where I should work? Where I should start my carrier? ”I always wondering that Allah is very kind to me. Allah always guide to the right path when I started ‘galau’. Alhamdulillah, Allah is the best helper in my life.  Back to the topic, about the video I have watched. I highlight about important things. And, here is the important content :

Do you Know the value of your life ?
You see… it doesn’t matter where you come from, where were born, the color of your skin, how much money you were born into
It matters where you decide to place your self, the people you surround yourself with, and how you choose to carry yourself

You may have lived your whole life thinking you were a two dollars stone
You may have lived your whole life surrounded by people that saw your worth only for two dollars
But everybody has a diamond inside of them
And we chose to surround ourselves with people that see our value and see our diamond inside of us
We can choose put ourselves in a market, or in the precious stone store, an you can also choose to see the value in other people
You can help other people see the diamond inside of them, choose the people you surround yourself with wisely
That can make all the difference in your life

I hope this could be self reminder so that’s why I write it in my blog. I hope this blog could give the good impact for my life and all readers too. Keep spread the positive thought and positive vibes :)


KKN BBM 55 UNAIR desa Talun

Assalamu'alaykum
Sudah lama rasanya ingin ngepost tapi terkendala waktu dan niat. Pada akhirnya baru bisa post di bulan ke 3 ini. so, this is as the first post in this year :)

Alhamdulillah atas nikmat luar biasa yang diberikanNya
setelah melewati 2 tantangan luar biasa (klinik dan praktik komunitas) sampailah pada cerita KKN ini.

Alhamdulillah bersyukur sekali KKN kemarin berjalan lancar. Diawali dengan dipertemukan  teman sekelompok KKN yang semuanya baik alhamdulillah. Berasal dari berbagai fakultas dan jurusan yang berbeda tentunya pasti memelukan waktu untuk beradaptasi dengan karakter masing-masing. Apalagi  baru kenal 1 bulan. Tapi, alhamdulillah kita dapat menyesuaikan dengan karakter masing-masing dan dapat menyatu dengan baik.

Kelompok KKN-BBM 55 saya ini bertempat di desa Talun, kecamatan Sumberrejo, kabupaten Bojonegoro. Besyukur sekali karena tidak begitu  di pelosok. Letaknya yang berada di pinggir jalan raya besar arah Surabaya ke Semarang membuat akses ke desa ini mudah dijangkau. selain itu dekat dengan beberapa tempat seperti pasar, stasiun dan minimarket. Alhamdulillah.

Kami tinggal di desa ini selama kurang lebih 25 hari. Desa Talun ini disebut desa santri karena di desa ini terdapat pondok pesantren yang sudah lama berdiri, yaitu pondok pesantren At-Tanwir. Menurut sejarahnya, pendiri dari pondok pesantren ini merupakan orang yang dahulunya berasal dari desa Talun. Pondok pesantren ini merupakan terbesar di kabupaten Bojonegoro. Perkembangan hingga saat ini, pendidikan yang diajarkan di pesantren yaitu dari tingkat RA (TK) sampai perguruan tinggi. 

Selama di desa Talun, kelompok kami tinggal di 2 rumah yang berbeda. Hal ini dikarenakan norma yang ada di desa tersebut yaitu laki-laki dan perempuan tidak boleh tinggal serumah (kecuali bagi yang sudah menikah). Alhamdulillah saya pribadi memang lebih setuju dengan ini. kelompok kami yang perempuan tinggal di rumah bapak Syahir. sedangkan kelompok kami yang laki-laki tinggal di rumah kosong milik bu Nafiah yang letaknya sekitar beberapa meter dari rumah pak Syahir.

Selama 25 hari, terhitung sejak 17 Januari-11 Februari 2017 merupakan waktu yang tidak singkat, namun terasa singkat ketika kita jalani bersama-sama. Alhamdulillah banyak memberikan memori yang baik untuk dikenang. Serta teman-temanku KKN yang pastinya akan dirindukan :"). Izzi (dragon ball) pak ketua yang suka tanya "rek makannya jam berapa ._.?", Rezza (keceng) yang selalu bisa mencairkan suasana, Gita (gitung) yang baik hati tak pernah marah dan suka berbagi, Deta (detung) yang jago masak dan selalu peduli dengan konsumsi kita selama 25 hari, Citra (nyonya menir) yang berhati lembut tapi perempuan paling tegas dan komunikatif, Adel (dedel) yang paling 'iya' serta sering banget aku mintain tolong buat nemenin kalo keluar rumah, Nurul (dewi alam) yang paling cekatan dan tangguh, mbak Nanda (nyi) yang suka berdandan hehe, Fiqar (seqar) yang paling peka dan tanggap, dan Amien (markamin) yang paling humoris. Jika semua diceritakan, mungkin sudah bisa jadi sebuah novel hihi jadi langsung saja untuk cerita selama disana juga bisa lihat video kami yang sudah ada di youtube. bisa klik di link ini

Banyak pelajaran yang dapat saya petik selama KKN-BBM 55 salah satunya yaitu arti kita sebagai orang yang berilmu khususnya sebagai seorang sarjana nanti seberapa besar ilmu dan manfaat yang dapat kita berikan setelah lulus nanti kepada masyarakat dan ini masih menjadi renungan saya hingga saat ini. Semoga kelak kita semua bisa menjadi orang yang banyak memberikan manfaat kepada sesama. Sampai jumpa desa Talun, sampai jumpa kawanku, selamat melanjutkan dan mengukir cerita hidup masing masing ya. semoga kita semua selalu dalam lindunganNya. Aamiin.

Thank you guys for amazing 25 days :)


scripta manent, verba volant

Assalamu'alaykum

Alhamdulillah baru-baru ini banyak mendengar berita dan kabar bahagia dari sahabat-sahabat terdekat. Satu per satu mereka telah sukses merai mimpi nya hingga memunculkan kisah inspiratif bagi yang mendengarnya. 

Beberapa hari yang lalu juga sempat berdiskusi dan sharing dengan teman saya Erni. Erni adalah sahabat dekat yang penuh pengaruh positif ketika dekat dengannya. Alhamdulillah sangat bersyukur dikaruniai teman-teman yang baik semoga Allah selalu dekatkan kita dengan orang-orang yang shalih shalihah. aamiin. yap, back to the topic..sahabat saya satu ini selalu penuh dengan kisah inspiratif baik dari pengalaman pribadinya maupun dari cerita teman-temannya yang luar biasa. Dalam benak diri saya selalu menyatakan kekaguman atas kisah inspiratif yang disampaikan erni maupun dari teman-teman terdekat saya. Tak ada kata yang bisa terucap selain kekaguman dan harapan agar bisa seperti mereka. Di akhir waktu diskusi Erni mengingatkan sesuatu kepada saya. 
"...sampai kapan kita hanya menjadi penonton dan penikmat cerita kesuksesan orang lain? buatlah kisahmu sendiri sehingga bisa menginspirasi orang lain juga".
Sejenak merenung dengan kalimat yang disampaikan Erni. Benar, sampai kapan seperti ini terus. walaupun Allah sudah punya rencana yang terbaik untuk kita namun jangan lupakan ikhtiar. Buat tujuan hidup yang lebih jelas dan bermanfaat untuk masyarakat. Niatkan semua itu untuk mendapat ridho dari Nya insyaAllah setiap perjalanan yang kita tempuh mendapat banyak keberkahan. dan jangan lupa untuk selalu bersyukur dan berdoa. #remindermyself too

Motivasi menulis tulisan kali ini juga karena mendapat inspirasi dari link berikut ini  dalam tulisan tersebut ada satu kalimat yang saya suka
 " scripta manent, verba volant.." (yang tertulis abadi, yang terucap akan lenyap bersama hembusan angin). 
Jadi selalu ingin menulis dan semoga bisa segera menciptakan kisah yang inspiratif sehingga tulisan-tulisan selanjutnya bisa menginspirasi banyak orang. aamiin. Monggo dibaca link nya insyaAllah banyak menginspirasi :). 


Assalamu'alaykum

Sudah lama rasanya tidak menulis lagi, ditambah liburan semester yang tidak sepadat liburan-liburan semester sebelumnya. pikiran rasanya sedikit non aktif. Butuh stimulus-stimulus agar diberikan banyak ide dan pencerahan karena sangat butuh sekali untuk saat ini.

Bicara semester baru mungkin sudah dibilang bukan semester yang muda lagi. memasuki semseter 7 ini sudah harus mempersiapkan proposal skripsi. Jadi, lagi butuh banyak sekali pencerahan. Sometimes, I could be a procrastinator. Ya, keadaan yang lapang terkadang membuat kita terlena dalam zona yang nyaman sehingga malas untuk mengerjakan sesuatu bahkan hal yang kecil.

Tapi disisi lain bersyukur bisa bertemu dengan orang-orang yang luar biasa yang mengisi beberapa waktu liburan ini. Jadi belajar banyak hal dan pengalaman baru juga.

Oke harus bangkit lagi yuk semangat ! kerjakan target-target yang tertunda. Bismillah
#remindermyself


"Ketika engkau sudah berada di jalur menuju Allah maka berlarilah. Jika sulit bagimu maka berlari kecilah. Jika kita lelah, berjalanlah. Jika itu pun tak mampu, merangkaklah. Namun, jangan pernah berbalik arah atau berhenti" - Imam Syafi'i-


Cerita praktik klinik


Jumat, 1 Juli 2016
Hari ini dapat shift malam di puskesmas Takel dan  yang jaga malam hanya 3 orang (mbak Ita, mbak Rahmi dan aku) sedikit santai karena aku pikir sudah mendekati lebaran jadi banyak yang sudah pada mudik. Berharap jaga malam hari ini aman. Bidan yang jaga hari ini ada 2 yaitu mbak ita dan mbak rahmi. Mbak ita dan mbak rahmi ini duanya baik dan lucu. Pukul 21.30 wib kami ngobrol tentang makanan dan tiba” mbak ita cerita tentang makanan sate yang enak sekitar puskesmas. Akhirnya mbak rahmi jadi pengen sate dan keluarlah mbak ita dan mbak rahmi untuk beli sate.

“ Dek tak tinggal beli sate ya sama mbak Rahmi. Nanti kalo ada apa” telpon”
“oh iya mbak”
(dalam hati santai banget dan tidak khawatir ditinggal)

Beberapa menit setelah itu datang seorang pasien mengeluh kenceng”. Awalnya berfikir masih biasa saja. Lalu tak lama kemudian ketuban mengalir dari jalan lahir dan mulai khawatir. Akhirnya telpon mbak ita kalau ada pasien. Saya meminta ibunya untuk ke VK dan di periksa. Sembari saya periksa, ibunya saya ajak komunikasi

“ hamil anak keberapa ini bu ?”
“anak ke- 7 mbak “
(deg… langsung ngga bisa santai, berarti ngga lama lagi dalam hitungan menit bisalahiran. Dan feeling yang tidak enak pun langsung muncul )
*dalam ilmu kebidanan : jika kehamilan anak ke -2 atau lebih waktu persalinan menjadi lebih cepat karena jalan lahir sudah pernah dilalui sebelumnya.
“sudah pernah USG sebelumnya bu ?” (tujuan menanyakan ini sudah mulai curiga bayi letak abnormal atau sungsang)
“sudah mbak..”
“dimana?” “ mbak ini sudah mulai ngga kuat (sambil mengejan)”

Belum selesai menganamnesa dan diperiksa ibunya sudah tidak fokus dan ingin mengejan. Saya mulai gupuh mempersiapkan alat” persalinan. Alhamdulillah mbak ita cepat datang. Segera saya bilang “mbak G7 ketubannya sudah pecah”.

Mbak ita pun langsung mengatakan “ wah ini harus dirujuk bu..”
Namun kondisi ibunya sudah mengejan dan mulai terlihat kaki kecil muncul dari vagina ibunya
(dan.. feeling benar mengenai hal ini. Letak sungsang :”)

Saya dan mbak ita  mulai gupuh.. mbak ita menyuruh saya memanggil mbak rahmi. Dan tak lama kemudian mbak rahmi datang.Mbak ita susah sekali mengeluarkan kepala bayinya. Dari sini saya hopeless anaknya bisa hidup. Setelah beberapa menit berusaha mengeluarkan kepala bayi, akhirnya bayinya pun lahir dan tidak menangis spontan. Namun masih bisa bernafas. Alhamdulillah setelah dikeringkan dan distimulasi taktil dapat menangis. Dan Alhamdulillah kondisi ibu dan bayinya sudah mulai stabil 1 jam kemudian. Kejadian gawat darurat ini berlangsung cepat sekali. 

Banyak pelajaran dan hikmah yang dapat dipetik dari kejadian ini, salah satunya yaitu harus lebih siap dan cepat dalam mengatasi kegawadaruratan. Alhamdulillah praktik klinik pada bulan ramadhan tahun ini juga punya cerita dan pengalaman baru. Semoga dalam proses pembelajaran ini selalu dimudahkan dan dilancarkan serta dapat menjadi yang lebih baik lagi dikemudian hari. Aamiin


Be patience and keep Istiqomah


 
Mencintai bagi wanita adalah bersabar. Bersabar dalam menunggu lelaki tepat muncul dalam hidupmu. Bersabar dalam setiap sujud dan doa yang dihaturkan di malam malam panjang. Bersabar dibalik hijab dan senyum yang tak mengumbar. Bersabar menahan rindu dan debaran dada setiap melihat sosoknya. Bersabar dalam menanti sebuah pertanyaan yang menawarkan separuh agama, dan menunjukkan kesetiaan untuk berlabuh menuju surgaNya. Karena memang pada akhirnya, cinta tanpa kesabaran hanyalah nafsu belaka. tetap istikomah ya cantik, semuanya akan indah pada waktunya :)

1 tahun yang..Subhanallah

Assalamualaikum hai I'm back
Sempet bingung juga satu tahun berlalu semenjak jadi maba blog ini ngga pernah aku isi dengan cerita tentang segala sangkut pautnya dengan perkuliahan haha emang sengaja juga sih kenapa ya?
Jadi semenjak diterima di pendidikan bidan Unair aku sempat galau karena orang tua tidak begitu merestui maunya sih di ITS (akhirnya pengakuan juga). Aku juga sempet bingung kenapa aku bisa masuk sini tapi aku selalu percaya bahwa Allah selalu berikan yang terbaik buat hambanya. Banyak teman-teman yang masuk sini ingin jadi bidan tapi sejujurnya cita-cita ku pengen banget jadi dosen (doakan ya). Jadi intinya setahun ini penuh dengan keraguan. Kenapa baru sekarang sadar untuk menulis kenangan perkuliahan selama setahun? bismillah udah mantep di jurusan ini setelah bulan lalu di kagetkan dengan opsi kedua yang diberikan Allah buat aku dan pada akhirnya aku tetap melanjutkan di jurusan ini semoga ini yang terbaik amin. Kenapa harus ditulis di blog? karena aku ingin nanti kalo pas udah gede baca-baca blog bisa bernostalgia hehe.

Di semester pertama karena satu fakultas dengan pendidikan dokter sempet ngiri keren banget ya mereka. Ditambah mata kuliah di semester 1 lalu mengenai dasar-dasar ilmu kedokteran dan kesehatan gimana ngga tambah pengen banget kan.. tapi kalo mengingat praktik dan tanggung jawab seorang dokter aku jadi berpikir dua kali dan bersyukur masuk pendidikan bidan.semester 1 ini masih bisa seneng-seneng menikmati kuliah ,main-main dan jalan-jalan bareng teman baru. Bahkan akhirnya tercapai impian bisa naik motor keluar kota walaupun cuma ke gresik dan sidoarjo tapi berefek banget buat keberanian. Tapi di semester awal ini belum seberapa sadar akan tanggung jawab sebagai mahasiswa dan belum seberapa menjiwai jurusan yang aku ambil.

Semester 2 dapet sedikit mengenai kebidanan dan masih ada beberapa mata kuliah dasar seperti mikrobiologi,biokimia,parasitologi,patobiologi. Di semester 2 ini galau memuncak dan mulai sedikit ngga fokus karena mau ngelakuin ini beneran lanjut ngga ya..bermanfaat ngga ya nanti kan aku juga belum pasti. Pemikiran tersebut selalu muncul baik waktu mau ikut organisasi, kepanitiaan, ataupun dalam perkuliahan jadi sedikit kehilangan semangat karena ngga fokus. Akhirnya untuk menjawab ini semua bertekad nyoba lagi. Dari awal aku tetapkan tujuan untuk ikut tes STAN karena materi yang di tes kan ngga ada fisika,kimia dll yang sebagian besar aku sudah lupa rumus-rumusnya. Nah waktu buka pendaftaran aku sedih lihat persyaratan yang salah satu poinnya sudah membuatku gugur sebelum mendaftar sedih banget tapi yaudahlah aku berpikir emang aku ngga ditakdirkan kali ya buat ikut ini. Godaan selanjutnya yaitu ikut SBMPTN awalnya cuma nganterin temen eh jadi ikutan juga. Daftarnya pas hari terakhir pendaftaran ke warnet deket bank (udah kaya' anak nakal mengingat keadaan warnet yang...ehm) pas bayar di bank udah tutup tapi alhamdulillah diijinkan satpamnya masuk buat bayar. Belajarnya cuma baca-baca rumus H-2 mengingat setelah sbmptn besoknya ujian patobiologi hmm tantangan banget. Tapi alhamdulillah dua-duanya terlaksana juga dengan lancar.Waktu pengumuman udah takut banget buat buka. Pengumumannya jam 17.00 dan baru buka jam setengah 9 an. Begitu buka sungguh tak percaya ternyata diterima. Aku langsung bingung persis banget keadaannya seperti pengumuman snmptn tahun lalu dimana ayah ngga dirumah. biasanya kalo ada apa-apa langsung cerita ke ayah. Setelah ayah pulang aku cerita semuanya dan juga sholat istikharah karena galau banget ini tetep lanjut atau pindah .Pada akhirnya aku tetep di jurusan pendidikan bidan semoga ini merupakan jawaban dari istikharah dan semoga ini yang terbaik amin.
Dibalik kisah ikut sbmptn aku banyak dapet hikmah. Mungkin Allah mengizinkan aku ikut untuk menjawab keraguanku dan orang tua selama ini, memberikan pilihan kepadaku agar bisa mempertimbangkan resiko dan baik buruknya dan dari sini aku bener-bener berpikir banyak positifnya di bidan dan bismillah semoga selalu diberi kemantapan hati, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankannya. Amiin

Lanjut lagi ya.. di semester 2 ini aku juga banyak dapat pengalaman baru disamping kegiatan perkuliahan. Aku pernah punya impian bisa nyari kerja dengan mengajar dan alhamdulillah secepat ini Allah mengabulkan impiannku. Bangga banget ketika menerima gaji dari hasil kerja keras sendiri. Selain itu aku juga punya impian bisa berpetualang tanpa orang tua di luar kota dan alhamdulillah bulan mei kemaren bisa tercapai walau cuma ke kota malang hehe. Di semester 2 ini banyak banget kesempatan yang diberikan Allah kepadaku. Mungkin juga dengan sks di semseter 2 yang sedikit juga membuatku bisa melakukan banyak kegiatan disamping perkuliahan.
Alhamdulillah bersyukur banget the power of dreams benar-benar aku rasakan di semester 2 ini dan sekarang benar-benar menghargai waktu karena waktu tanpa terasa berjalan begitu cepat kalo kamu mempunyai banyak impian maka bergeraklah mulai dari sekarang jangan menunggu kesempatan karena kesempatan datang ketika kita sudah bergerak. Semoga Allah selalu memberi jalan kemudahan untuk kita semua dalam meraih cita-cita di dunia maupun di akhirat kelak amin.

Sekian ceritaku tentang setahun jadi mahasiswa. Sebenarnya ada yang belum aku ceritakan mengenai segelintir orang yang masuk dalam kehidupanku selama perkuliahan mungkin lain waktu ya. Terima kasih sudah membaca semoga bisa bermanfaat :)


Suara hati



Rasanya setelah sekian lama berada di zona nyaman sulit sekali untuk menerima suatu perubahan unpredictable yang baru.Ingin sekali tetap berada di zona nyaman itu tapi waktu tak dapat kembali.Waktu hanya bisa maju.Seseorang pernah berkata bahwa kita harus keluar dari zona nyaman untuk mencari hal baru sehingga kita bisa menjadi manusia yang lebih tangguh.Tapi mengapa sedikit sulit bagiku untuk menerima perubahan ini.Apa karena mungkin terlalu lama aku di zona nyaman? 
pertanyaan itu selalu mengahantui pikiranku.Mencoba berfikir positif untuk mencari solusi tapi hati belum sepenuhnya menerima ini ya Allah.Semoga Engkau tunjukkan hamba jalan terbaikmu.Amin

Recommended Post

kepingan makna kehidupan

"Allah selalu punya rencana yang terbaik untuk kita. Jangan takut untuk melangkah. Biarlah Allah yang menuntun" Selalu bersyuku...