Kamis, 04 Mei 2017

Tentang muslimah

Assalamu'alaykum

Alhamdulillah atas segala yang telah diberikanNya kepada diri ini. Disaat iman sedang turun, Allah pertemukan dengan orang-orang yang membawa diri ini dekat kembali denganMu sehingga hati menjadi lebih tentram dan damai. Alhamdulillah.

Akhir- akhir ini banyak mendapatkan ilmu baru semua berkat tuntunaNya alhamdulillah. Kali ini ingin sedikit berbagi ilmu tentang perempuan dalam islam atau muslimah. Didalam sebuah hadits pernah disebutkan bahwa :
" Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita saleha" (HR. Muslim). 
Masya Allah salah satu keistimewaan wanita :). perhiasan dunia bagaimana bisa? disebut demikian karena akhlak kita yang mulia dan pengetahuan kita tentang agama yang menyebabkan kita seindah perhiasan dunia. Jadi bukan hanya cantik atau berpenampilan menarik. Namun indahmu karena akhlakmu yang mulia dan agama yang terpelihara. Serta selalu taat kepada Allah dan RasulNya.

Masih tentang wanita, keistimewaan lain yaitu juga berkesempatan untuk bisa masuk surga dari pintu mana saja yang kau inginkan. Diriwayatkan dalam hadits berikut :
" Apabila seorang wanita telah mengerjakan sholat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya, dan mentaati suaminya maka akan dikatakan kepadanya ' masuklah dari pintu surga mana saja yang engkau kehendaki'." (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban).
Ada satu kutipan yang menarik yang saya ambil yaitu jangan sekali-kali meremehkan kebaikan yang engkau lakukan untuk suamimu. Bisa jadi kebaikan kecil yang ikhlas merupakan jalan datangnya ridha yag besar dari Allah SWT (hm jadi ini dapat menjadi reminder diri sendiri juga nantinya :D). Betapa Allah sangat menyayangi dan memuliakan seorang muslimah MasyaAllah :)).

Begitu luar biasa Allah memuliakan wanita, ketika wanita tersebut menjadi anak sebagai pembuka pintu surga bagi ayahnya, ketika menjadi seorang istri sebagai penyempurna separuh agama suaminya, ketika menjadi seorang ibu pintu surga berada dibawah telapak kakinya. Selain itu Abu Hurairah ra pernah berkata:
"Seseorang datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya, 'wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali ?' Nabi menjawab, 'ibumu'. orang tersebut kembali bertanya 'kemudian siapa lagi?' . Nabi menjawab 'ibumu'. Orang tersebut kemudian bertanya kembali 'kemudian siapa lagi'. Nabi menjawab 'ibumu'. Orang tersebut kemudian bertanya kembali 'kemudian siapa lagi'. Nabi menjawab 'kemudian ayahmu' (HR. Bukhari Muslim)
Ibumu,ibumu.ibumu, kemudian ayahmu. Inilah kemuliaan yang utama. sebuah status yang sangat mulia, kehormatan bagi wanita. Di mata Allah kau begitu tinggi derajatnya.



Seperti itulah dirimu. muslimah begitu mulia karena kau seorang ibu. Tugas seorang ibu begitu berat : sembilan bulan mengandung, bersusah payah melahirkan anak sampai hampir mengorbankan nyawanya, dua tahun menyusui, dan selalu melawan rasa kantuk yang menyerang. Pangkuan kakimu menjadi ayunan untuk anakmu. Tangan pun ikut membersihkan dan menyuapinya. sebagaimana kemuliaan merawat anak, semulia itu pula dirimu mendidik mereka. Pepatah arab pernah mengatakan:
"Ibu ibarat sekolah, apabila engkau persiapkan dengan baik, berarti kau persiapkan bangsa yang baik akarnya. Ibu adalah guru dari semua guru yang utama, pengaruhnya emnjangkau seluruh dunia."
Dari beberapa keistimewaaan tersebut itulah mengapa bidadari syurga cemburu pada kita. Jadii, kita sebagai muslimah patut bersyukur karena status kita ini. wujudkan syukur itu dengan selalu mengisi kegiatan yang positif, memperindah ahklak dan meningkatkan ketaatan kita pada Allah dan RasulNya. Semoga Allah merahmati dan meningkatkan perbaikan diri kita ke arah yang lebih baik.
Keep learning dan jangan pernah lelah mencari ilmu.
"Pelajarilah ilmu, karena mempelajari ilmu adalah (bukti nyata) rasa takut (kepada Allah SWT), menuntut ilmu adalah ibadah, mendiskusikan ilmu adalah tasbih, mencari ilmu adalah jihad, mengejarkan ilmu kepada yang belum tahu adalah sedekah, dan berbagi ilmu kepada keluarga adalah upaya mendekatkan diri kepada Allah." 


Minggu, 05 Maret 2017

KKN BBM 55 UNAIR desa Talun

Assalamu'alaykum
Sudah lama rasanya ingin ngepost tapi terkendala waktu dan niat. Pada akhirnya baru bisa post di bulan ke 3 ini. so, this is as the first post in this year :)

Alhamdulillah atas nikmat luar biasa yang diberikanNya
setelah melewati 2 tantangan luar biasa (klinik dan praktik komunitas) sampailah pada cerita KKN ini.

Alhamdulillah bersyukur sekali KKN kemarin berjalan lancar. Diawali dengan dipertemukan  teman sekelompok KKN yang semuanya baik alhamdulillah. Berasal dari berbagai fakultas dan jurusan yang berbeda tentunya pasti memelukan waktu untuk beradaptasi dengan karakter masing-masing. Apalagi  baru kenal 1 bulan. Tapi, alhamdulillah kita dapat menyesuaikan dengan karakter masing-masing dan dapat menyatu dengan baik.

Kelompok KKN-BBM 55 saya ini bertempat di desa Talun, kecamatan Sumberrejo, kabupaten Bojonegoro. Besyukur sekali karena tidak begitu  di pelosok. Letaknya yang berada di pinggir jalan raya besar arah Surabaya ke Semarang membuat akses ke desa ini mudah dijangkau. selain itu dekat dengan beberapa tempat seperti pasar, stasiun dan minimarket. Alhamdulillah.

Kami tinggal di desa ini selama kurang lebih 25 hari. Desa Talun ini disebut desa santri karena di desa ini terdapat pondok pesantren yang sudah lama berdiri, yaitu pondok pesantren At-Tanwir. Menurut sejarahnya, pendiri dari pondok pesantren ini merupakan orang yang dahulunya berasal dari desa Talun. Pondok pesantren ini merupakan terbesar di kabupaten Bojonegoro. Perkembangan hingga saat ini, pendidikan yang diajarkan di pesantren yaitu dari tingkat RA (TK) sampai perguruan tinggi. 

Selama di desa Talun, kelompok kami tinggal di 2 rumah yang berbeda. Hal ini dikarenakan norma yang ada di desa tersebut yaitu laki-laki dan perempuan tidak boleh tinggal serumah (kecuali bagi yang sudah menikah). Alhamdulillah saya pribadi memang lebih setuju dengan ini. kelompok kami yang perempuan tinggal di rumah bapak Syahir. sedangkan kelompok kami yang laki-laki tinggal di rumah kosong milik bu Nafiah yang letaknya sekitar beberapa meter dari rumah pak Syahir.

Selama 25 hari, terhitung sejak 17 Januari-11 Februari 2017 merupakan waktu yang tidak singkat, namun terasa singkat ketika kita jalani bersama-sama. Alhamdulillah banyak memberikan memori yang baik untuk dikenang. Serta teman-temanku KKN yang pastinya akan dirindukan :"). Izzi (dragon ball) pak ketua yang suka tanya "rek makannya jam berapa ._.?", Rezza (keceng) yang selalu bisa mencairkan suasana, Gita (gitung) yang baik hati tak pernah marah dan suka berbagi, Deta (detung) yang jago masak dan selalu peduli dengan konsumsi kita selama 25 hari, Citra (nyonya menir) yang berhati lembut tapi perempuan paling tegas dan komunikatif, Adel (dedel) yang paling 'iya' serta sering banget aku mintain tolong buat nemenin kalo keluar rumah, Nurul (dewi alam) yang paling cekatan dan tangguh, mbak Nanda (nyi) yang suka berdandan hehe, Fiqar (seqar) yang paling peka dan tanggap, dan Amien (markamin) yang paling humoris. Jika semua diceritakan, mungkin sudah bisa jadi sebuah novel hihi jadi langsung saja untuk cerita selama disana juga bisa lihat video kami yang sudah ada di youtube. bisa klik di link ini

Banyak pelajaran yang dapat saya petik selama KKN-BBM 55 salah satunya yaitu arti kita sebagai orang yang berilmu khususnya sebagai seorang sarjana nanti seberapa besar ilmu dan manfaat yang dapat kita berikan setelah lulus nanti kepada masyarakat dan ini masih menjadi renungan saya hingga saat ini. Semoga kelak kita semua bisa menjadi orang yang banyak memberikan manfaat kepada sesama. Sampai jumpa desa Talun, sampai jumpa kawanku, selamat melanjutkan dan mengukir cerita hidup masing masing ya. semoga kita semua selalu dalam lindunganNya. Aamiin.

Thank you guys for amazing 25 days :)